Saham pemimpin e-commerce dan komputasi awan Amazon.com mencatatkan lonjakan signifikan sebesar 14 persen sepanjang bulan Juli, berdasarkan data dari S&P Global Market Intelligence. Dari pantauan redaksi, kenaikan impresif ini terjadi di tengah kondisi pasar yang relatif datar, di mana indeks S&P 500 justru turun tipis sekitar 0,1 persen dan indeks Nasdaq Composite melemah hingga 3,2 persen.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan pengamatan tim redaksi terhadap laporan keuangan perusahaan, lonjakan tersebut dipicu oleh rilis kinerja kuartal kedua yang dirilis pada akhir Juli. Amazon melaporkan pendapatan kuartalan mencapai 200,6 miliar dolar AS atau naik 20 persen secara tahunan, yang sukses melampaui estimasi konsensus Wall Street di kisaran 196,8 miliar dolar AS.
Perolehan laba bersih perusahaan juga mencatatkan lonjakan fantastis hingga mencapai 62,6 miliar dolar AS atau 5,75 dolar AS per saham, melompat 242 persen dari periode yang sama tahun lalu. Angka tersebut mencakup pendapatan non-operasional prapajak sebesar 53,4 miliar dolar AS yang sebagian besar berasal dari investasi strategis perusahaan pada pengembang model kecerdasan buatan, Anthropic.
Menurut CEO Amazon Andy Jassy dalam rilis pendapatannya, lini bisnis Amazon Web Services (AWS) mengalami pertumbuhan pesat sebesar 36,7 persen secara tahunan pada kuartal kedua, yang merupakan rekor pertumbuhan tercepat dalam 18 kuartal terakhir. "AWS sedang booming, dan bisnis AI serta chip kami masing-masing melampaui tingkat lari lebih dari 25 miliar dolar AS," ujar Andy Jassy.
Selain pertumbuhan layanan cloud dan kecerdasan buatan, Andy Jassy juga menyoroti pencapaian kecepatan pengiriman barang yang mencetak rekor tertinggi pada paruh pertama tahun ini. Berdasarkan laporan tersebut, pengiriman barang di hari yang sama atau semalam mengalami peningkatan lebih dari 40 persen, didukung oleh lini bisnis periklanan yang turut tumbuh kuat sebesar 26 persen secara tahunan.
Menatap kuartal ketiga, manajemen memproyeksikan pendapatan berada di kisaran 197,0 miliar hingga 202,0 miliar dolar AS dengan pertumbuhan tahunan antara 9 hingga 12 persen. Dengan ekspektasi laba operasional yang solid antara 22,5 miliar hingga 26,5 miliar dolar AS, saham Amazon diyakini terus mempertahankan daya tarik investasinya di paruh kedua tahun 2026.