Bursa saham Amerika Serikat tercatat mengalami penguatan signifikan dan mendekati rekor tertinggi sepanjang masa. Berdasarkan pantauan tim redaksi, pergerakan positif ini terjadi setelah rilis laporan ketenagakerjaan terbaru di Amerika Serikat berhasil meredakan kekhawatiran pasar terhadap potensi lonjakan inflasi yang dipicu oleh ekonomi yang terlalu panas.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Indeks S&P 500 dilaporkan naik 0,7 persen dan berada di ambang rekor yang sebelumnya dicetak pada bulan Agustus. Sementara itu, Dow Jones Industrial Average menguat 164 poin atau 0,3 persen, dan indeks Nasdaq Composite tercatat melonjak sebesar 1,2 persen menjelang siang hari waktu setempat.
Berdasarkan data pemerintah, para pemberi kerja di seluruh Amerika Serikat menambah 29.000 lapangan pekerjaan pada bulan lalu, angka yang berada di bawah ekspektasi para ekonom dan melambat dari laju perekrutan bulan sebelumnya. Penurunan ekspektasi kenaikan suku bunga ini turut menenangkan pasar obligasi global yang sebelumnya sempat bergejolak.
Menurut Adam Schickling, selaku ekonom senior di Vanguard, "Laporan ini memperkuat alasan bagi Federal Reserve untuk tetap bersabar karena pasar tenaga kerja belum mengalami kemerosotan tajam maupun penguatan yang signifikan."
Di sisi lain, saham perusahaan teknologi kecerdasan buatan Nvidia naik 1.9 persen dan Tesla melonjak 5,5 persen setelah mencatatkan pengiriman kendaraan melampaui estimasi. Sebaliknya, saham Nike mengalami koreksi sebesar 5,8 persen akibat proyeksi laba tahun fiskal yang meleset dari ekspektasi pasar.