Kabar mengejutkan datang bagi para pencinta gadget dan perangkat hiburan rumah, di mana salah satu perangkat streaming andalan yakni Nvidia Shield TV versi standar akhirnya resmi disuntik mati. Berdasarkan pantauan redaksi, ketiadaan produk ini di berbagai saluran resmi sebelumnya memang sudah diprediksi sejak beberapa bulan lalu ketika stoknya mulai menghilang di pasaran.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Kendati demikian, penghentian produksi model standar tersebut dibarengi dengan keputusan mengejutkan dari pihak produsen yang menaikkan harga jual Nvidia Shield TV Pro secara drastis. Menurut laporan dari WCCFTech, varian Pro mengalami lonjakan harga sebesar 50 persen, dari yang mulanya dibanderol seharga $199 kini melonjak menjadi $299.
Berdasarkan penjelasan resmi dari perusahaan, lonjakan harga komponen secara global yang dipicu oleh tingginya permintaan industri kecerdasan buatan atau AI menjadi dalang utama di balik keputusan ini. "Biaya komponen, termasuk memori, telah meningkat secara substansial di seluruh industri," ungkap pihak Nvidia dalam pernyataan resminya.
Meskipun sudah bertahun-tahun tidak mendapatkan pembaruan perangkat keras yang masif, Nvidia Shield TV Pro tetap memiliki basis penggemar setia berkat spesifikasi tangguhnya. Perangkat ini ditenagai oleh prosesor Tegra X1 yang dipadukan dengan GPU 256-core, RAM 3GB, serta penyimpanan internal 16GB yang mendukung resolusi 4K HDR dan Dolby Vision.
Dari pengamatan tim redaksi, kenaikan harga ini menjadikan Nvidia Shield TV Pro sebagai produk yang semakin eksklusif di tengah fokus perusahaan pada layanan cloud gaming GeForce Now serta inovasi cip terbaru mereka. Pengguna disarankan untuk mempertimbangkan matang-matang sebelum membeli, terutama di tengah rumor kehadiran perangkat pesaing seperti Apple TV terbaru di pasaran.