Menyortir ribuan email di kotak masuk untuk mencari pesan spesifik berdasarkan tema tertentu sering kali menjadi pekerjaan yang sangat melelahkan bagi seorang jurnalis. Menghadapi tumpukan lebih dari 7.000 email dalam sepekan terkait isu kecerdasan buatan (AI) teranyar, David Gewirtz, Senior Contributing Editor di ZDNET, mencoba memanfaatkan teknologi AI untuk membantunya merapikan kotak masuk Gmail.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Awalnya, pencarian pesan dipasrahkan kepada Gemini yang terintegrasi langsung di dalam Gmail. Menurut pengakuan Gewirtz, fitur AI milik Google tersebut biasanya bekerja cukup baik untuk perintah sederhana seperti mencari email terbaru dari perusahaan tertentu. Namun, ketika dihadapkan pada tugas yang membutuhkan pemahaman konteks mendalam dan ketajaman analisis, Gemini justru gagal total.
Kegagalan tersebut mendorongnya untuk menguji coba asisten AI kompetitor, yakni Claude Cowork besutan Anthropic. Dari pantauan redaksi, mengizinkan AI pihak ketiga untuk membaca arsip email pribadi tentu memerlukan tingkat kepercayaan yang tinggi. Demi menjaga keamanan privasi datanya, Gewirtz memanfaatkan menu konektor di pengaturan Claude dan mematikan izin akses tersebut segera setelah pekerjaannya selesai.
Berdasarkan hasil uji coba yang dilakukan, Claude Cowork terbukti mampu mengidentifikasi belasan tawaran hubungan masyarakat (PR pitches) yang relevan hanya dalam waktu satu menit. AI ini bahkan mampu menganalisis bahwa sebagian besar email dikirim oleh vendor keamanan siber yang memanfaatkan momentum peluncuran produk kompetitor sebagai sudut pandang berita mereka.
Tidak berhenti di situ, asisten AI ini juga diperintahkan untuk memilah kutipan narasumber secara akurat kata demi kata tanpa mengubah isinya. Pengamatan tim redaksi menunjukkan bahwa integrasi tautan langsung ke email asli yang disediakan oleh Claude sangat membantu proses verifikasi data, sehingga jurnalis tetap memegang kendali penuh atas akurasi kutipan sebelum dipublikasikan.
Menurut Gewirtz, pengalaman menggunakan asisten digital ini sangat berharga dan memangkas habis pekerjaan administratif yang membosankan. Anthropic menyebut proses efisiensi ini sebagai solusi mengatasi "the work around the work", yang sukses mengubah tugas menyortir email berjam-jam menjadi review singkat yang selesai dalam hitungan menit.