Langkah penawaran umum perdana atau Initial Public Offering (IPO) raksasa berikutnya di sektor teknologi kini sudah mulai bergerak. Anthropic, sebuah perusahaan kecerdasan buatan (AI) di balik pengembangan model Claude, secara rahasia telah mengajukan berkas untuk melantai di bursa saham sejak 1 Juni lalu. Berdasarkan pantauan redaksi, aksi korporasi ini menyusul putaran pendanaan terbaru yang berhasil mengumpulkan dana sebesar 65 miliar dolar AS dengan valuasi perusahaan yang kini menyentuh angka fantastis 965 miliar dolar AS atau hampir mencapai 1 triliun dolar AS.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan pengamatan tim redaksi, pertumbuhan kinerja keuangan Anthropic menunjukkan tren yang sangat langka di industri. Pendapatan tahunan perusahaan ini dilaporkan hampir mendekati angka 50 billion dolar AS. Padahal, jika melihat catatan pada Juli tahun lalu, tingkat pendapatan tahunan Anthropic baru berada di kisaran 4 miliar dolar AS. Bahkan untuk kuartal kedua tahun ini saja, proyeksi pendapatan perusahaan diperkirakan mampu menembus 10,9 miliar dolar AS, sebuah lonjakan masif yang melampaui kapitalisasi pasar sebagian besar perusahaan publik di Amerika Serikat.
Meskipun investor ritel belum bisa membeli saham Anthropic secara langsung di pasar reguler, dua raksasa teknologi dunia, yakni Amazon dan Alphabet, dipastikan bakal meraup keuntungan luar biasa. Kedua perusahaan tersebut telah menanamkan modalnya sejak bertahun-tahun lalu, dan kini nilai investasi mereka telah membukukan keuntungan di atas kertas yang sangat besar seiring meroketnya valuasi Anthropic menjelang musim gugur ini.
Menurut laporan keuangan internal, Amazon telah menginvestasikan dana sebesar 8 miliar dolar AS dalam bentuk surat utang konversi dari kuartal ketiga 2023 hingga kuartal keempat 2025, yang sebagian di antaranya telah dikonversi menjadi saham preferen tanpa hak suara. Estimasi pasar memperkirakan kepemilikan Amazon di Anthropic mencapai belasan hingga mendekati 20 persen, dengan nilai valuasi saat ini berkisar antara 135 miliar hingga 160 miliar dolar AS. Dari pantauan redaksi, Amazon juga telah berkomitmen untuk menambah investasinya hingga 20 miliar dolar AS lagi di masa depan.
Keuntungan dari investasi ini pun sudah mulai mengalir ke dalam laporan kinerja keuangan Amazon. Pada kuartal pertama, Amazon membukukan keuntungan sebelum pajak sebesar 16,8 miliar dolar AS yang dimasukkan ke dalam pendapatan non-operasional dari investasinya di Anthropic. Angka ini menyumbang lebih dari 40% dari total pendapatan sebelum pajak Amazon pada periode tersebut. Dengan kapitalisasi pasar Amazon yang berada di angka 2,6 triliun dolar AS, kepemilikan bernilai 150 miliar dolar AS di Anthropic ini setara dengan hampir 6% dari total nilai perusahaan.
Di sisi lain, posisi kepemilikan Alphabet terbilang lebih pasti namun memiliki batasan kontraktual. Dokumen pengadilan mengungkapkan bahwa induk usaha Google ini memiliki sekitar 14% saham ekuitas langsung di Anthropic yang dibatasi maksimal hingga 15%, dengan nilai saat ini berkisar 135 miliar dolar AS. Pada April lalu, Alphabet dilaporkan berkomitmen menambah dana hingga 40 miliar dolar AS lagi, di mana 10 miliar dolar AS telah dikucurkan segera dan sisanya terikat pada pencapaian target tertentu.
Kemiripan efek investasi privat ini juga terlihat jelas dalam pembukuan Alphabet. Laporan kuartal pertama mereka mencatat laba bersih sekitar 28,7 miliar dolar AS dari keuntungan sekuritas ekuitas, yang menyumbang hampir setengah dari rekor laba kuartalan perusahaan sebesar 62.6 billion dolar AS. Namun, karena skala kapitalisasi pasar Alphabet jauh lebih besar mencapai 4,4 triliun dolar AS, nilai investasi 135 miliar dolar AS tersebut hanya merepresentasikan sekitar 3% dari total nilai perusahaan.
Menurut para analis, jika investor ingin mencari eksposur keuntungan terbesar dari momentum IPO Anthropic ini, saham Amazon menjadi pilihan yang lebih diunggulkan secara matematis. Selain porsi kepemilikannya yang relatif lebih besar terhadap ukuran perusahaan, Amazon juga tidak menghadapi konflik strategis yang rumit seperti Alphabet. Pasalnya, Alphabet saat ini bersaing langsung dengan Anthropic melalui produk AI mereka sendiri, yaitu Gemini, yang berkompetisi ketat di pasar melawan Claude milik Anthropic.