Bandar Bola Brocksfoodanddrink Tech Bandar Bola Brocksfoodanddrink Tech
/home / berita / Harga Emas Dunia Ditutup Melemah ke...
BERITA

Harga Emas Dunia Ditutup Melemah ke Level USD 4.285 per Ons

Grafik pergerakan harga emas dunia dan analisis pasar keuangan global

Grafik pergerakan harga emas dunia dan analisis pasar keuangan global

Harga emas dunia mengakhiri sesi perdagangan pekan lalu dengan mencatatkan penurunan di level USD 4.285 per ons. Berdasarkan laporan dari Dar Al-Sabaik Company pada Minggu, pergerakan harga emas sempat mengalami volatilitas yang cukup tinggi di tengah ketidakpastian pasar terhadap kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat atau Federal Reserve, serta penantian data inflasi penting.

Berdasarkan pantauan tim redaksi, logam mulia ini sempat merosot hingga menyentuh kisaran USD 4.244 per ons sebelum akhirnya berhasil memangkas sebagian kerugian menjelang akhir pekan. Kendati demikian, posisi tersebut masih berada di bawah ambang batas level USD 4.300 dan mencatatkan penurunan mingguan hampir mencapai 2 persen.

Menurut analisis pasar, tekanan pelemahan ini sebagian besar dipicu oleh keputusan Federal Reserve yang menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin ke kisaran 3,75-4 persen. Selain itu, sinyal kuat dari para pejabat bank sentral yang mengisyaratkan potensi kenaikan suku bunga lanjutan turut mendongkrak imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat dan penguatan dolar Amerika Serikat.

Dalam keterangannya, pihak Dar Al-Sabaik menjelaskan bahwa penguatan nilai tukar dolar Amerika Serikat membuat komoditas berdenominasi dolar menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya. "Penguatan dolar serta tingginya imbal hasil obligasi memberikan tekanan besar bagi aset tanpa imbal hasil seperti emas," tulis laporan tersebut.

Sementara itu, perkembangan geopolitik di Timur Tengah masih menjadi faktor penopang yang menjaga permintaan emas sebagai aset safe-haven di tengah ketidakpastian global. Namun, dampak positif dari sentimen geopolitik tersebut teredam oleh dominasi penguatan dolar dan tingginya tingkat imbal hasil obligasi jangka panjang.

Pelaku pasar saat ini tengah memfokuskan perhatian pada sejumlah indikator ekonomi Amerika Serikat, termasuk indeks harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) serta laporan ketenagakerjaan terbaru. Data-data ekonomi makro ini dinilai sangat krusial dalam menentukan arah kebijakan moneter Federal Reserve selanjutnya.

Dari sudut pandang teknis, level USD 4.300 diidentifikasi sebagai batas resistance kunci yang harus ditembus untuk membuka peluang pemulihan menuju level USD 4.350 hingga USD 4.400. Di sisi lain, area support terdekat berada di kisaran USD 4.245, dengan potensi pelemahan lanjutan jika menembus rentang support bawah di bawah USD 4.200.

Di pasar domestik, harga emas di Kuwait terpantau bergerak sejalan dengan tren pasar internasional, di mana emas batangan 24 karat diperdagangkan pada kisaran KD42,70 per gram atau setara dengan USD 139. Pergerakan harga emas lokal ini tetap sangat sensitif terhadap fluktuasi nilai tukar dolar dan kebijakan suku bunga global.

// TOPICS
#emas_dunia #federal_reserve #ekonomi_global #pasar_keuangan #dar_al-sabaik #inflasi_as #investasi_emas
Jurnalis Teknologi Senior - AI & Software Development

Cici Puspasari adalah jurnalis teknologi ternama dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di dunia teknologi digital. Spesialisasi dalam kecerdasan buatan, machine learning, dan pengembangan perangkat lunak. Mantan pengembang perangkat lunak yang beralih menjadi jurnalis untuk menyampaikan kompleksitas teknologi dengan cara yang mudah dipahami. Telah meliput berbagai konferensi teknologi global seperti Google I/O, Apple WWDC, dan Microsoft Build.