Nvidia saat ini memegang predikat sebagai perusahaan terbesar di dunia berdasarkan kapitalisasi pasar dengan valuasi mencapai sekitar 5,4 triliun dolar AS. Sementara itu, Apple mengekor di posisi kedua dengan nilai valuasi sedikit di bawah 5 triliun dolar AS. Meskipun selisih tersebut tampak tipis, jurang nilai di antara keduanya sebenarnya sangat besar jika dibandingkan dengan korporasi raksasa lainnya.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan pantauan redaksi, bisnis utama Apple bertumpu pada perangkat keras konsumen seperti iPhone dan ekspansi divisi layanan yang terus menunjukkan pertumbuhan positif. Pada kuartal terakhir, pendapatan Apple tercatat naik sebesar 16 persen secara tahunan menjadi 109 miliar dolar AS, yang menandai laju pertumbuhan tercepat dalam lebih dari empat tahun terakhir.
Namun, menurut analisis para ahli pasar, laju pertumbuhan Apple masih tertinggal jauh jika dibandingkan dengan lonjakan bisnis Nvidia yang didorong oleh tingginya permintaan unit pengolah grafis atau GPU untuk infrastruktur kecerdasan buatan. "Nvidia sedang tumbuh jauh lebih cepat dan hampir menyamai ukuran Apple, yang menunjukkan betapa impresifnya kinerja bisnis mereka saat ini," ujar pengamat pasar dalam ulasan tersebut.
Dari sisi valuasi, meskipun Nvidia mencatatkan pertumbuhan pendapatan yang jauh lebih fantastis, saham perusahaan tersebut justru diperdagangkan dengan valuasi yang jauh lebih murah dibandingkan Apple jika melihat rasio harga terhadap laba. Berdasarkan kalkulasi tersebut, Nvidia dinilai memiliki potensi imbal hasil yang lebih menarik bagi investor yang mengincar pertumbuhan maksimal dalam beberapa tahun ke depan.