Berdasarkan pantauan redaksi, pasar mata uang kripto kembali dihebohkan dengan pergerakan harga Bitcoin (BTC) yang mencatatkan lonjakan signifikan hingga mencapai level tertinggi intraday di angka USD 87.363 pada perdagangan hari Senin lalu.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Menurut pengamatan tim redaksi, reli harga yang mendongkrak nilai Bitcoin mendekati 18% dalam sepekan terakhir ini berhasil menarik perhatian para pelaku pasar global, termasuk para pengamat senior di industri keuangan tradisional.
Ekonom terkenal sekaligus pengkritik lama kripto, Peter Schiff, mengaitkan lonjakan harga tersebut dengan aksi korporasi Strategy Inc. yang baru saja memborong 950 BTC senilai USD 75,7 juta, sekaligus mengakhiri masa jeda pembelian selama hampir sebulan.
Selain aksi pembelian tersebut, Schiff juga menyoroti komentar bullish dari pendiri Strategy, Michael Saylor, yang menyebut kegagalan Undang-Undang CLARITY sebagai titik balik positif bagi Bitcoin, meski ia menilai pernyataan itu bersifat "self-serving" atau mementingkan diri sendiri.
"Saya yakin dia akan mengatakan hal yang sama andai undang-undang tersebut disahkan menjadi hukum," ujar Schiff menyindir pernyataan kontroversial tersebut.
Lebih lanjut, Schiff melontarkan kritik tajam terhadap keputusan perusahaan yang kerap menjual Bitcoin pada harga rendah namun kembali mengakumulasinya pada harga yang jauh lebih tinggi di kemudian hari.
"Tidak butuh waktu lama sebelum dia kembali menjual pada harga rendah," prediksi Schiff dengan nada skeptis mengenai efektivitas strategi investasi jangka panjang perusahaan tersebut.
Di sisi lain, analis kripto Kevin Capital memproyeksikan peluang sebesar 90% hingga 95% bahwa titik terbawah pasar (bear-market bottom) telah terlewati, dengan target harga kisaran USD 93.000 hingga USD 100.000, meskipun ia tetap memperingatkan potensi koreksi harga.
Sementara itu, Strategy kini mencatatkan kepemilikan total sebanyak 845.050 BTC dengan nilai fantastis mencapai USD 73,34 miliar, menjadikannya pembeli korporat aset kripto terbesar di dunia setelah sukses membalikkan kerugian besar menjadi keuntungan luar biasa.