Dari pantauan redaksi, Perdana Menteri Yunani Kyriakos Mitsotakis melakukan kunjungan kerja ke San Francisco untuk mempromosikan potensi ekonomi negaranya di hadapan para investor dan pelaku teknologi global. Berdasarkan pengamatan tim redaksi, alih-alih tampil kaku seperti pejabat negara pada umumnya, Mitsotakis secara terbuka mengakui bahwa dirinya dan para pemimpin dunia lainnya belum memiliki jawaban pasti atas berbagai tantangan pelik yang dihadirkan oleh perkembangan kecerdasan buatan atau AI.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Dalam kunjungannya yang dirangkai dengan tur ke berbagai fasilitas perusahaan teknologi besar dan pertemuan bersama Endeavor Greece, Mitsotakis menyampaikan bahwa Yunani kini bangkit secara ekonomi dan siap menjadi pusat investasi baru. Menurut laporan, perekonomian Yunani menunjukkan perbaikan pesat usai melunasi utang dengan cepat, bahkan mencatatkan biaya pinjaman yang lebih kompetitif dibandingkan beberapa negara besar lainnya berkat reformasi pajak dan kemudahan regulasi tenaga kerja.
Kendati demikian, diskusi dalam acara tersebut langsung beralih pada isu sosial yang ditimbulkan oleh AI, terutama kekhawatiran terhadap generasi muda yang tumbuh bersama teman digital atau chatbot interaktif. Berdasarkan pernyataannya di hadapan para hadirin, Mitsotakis secara blak-blakan mengungkapkan pandangannya dengan berkata, "Kadang-kadang saya merasa bahwa kita sudah bertarung dalam pertempuran kemarin, apa artinya bagi anak-anak kita untuk tumbuh dengan pendamping digital atau pacar digital?"
Lebih lanjut, ia juga menyoroti potensi disrupsi tenaga kerja dan mendesak agar para pembuat kebijakan mendengarkan peringatan dari para pengembang model AI terdepan yang meminta kehati-hatian. Menurut Mitsotakis, umat manusia telah menciptakan bentuk kecerdasan yang melampaui kapasitas evolusi biologis, sehingga diskusi mendalam yang melibatkan para filsuf, sejarawan, dan ilmuwan sosial sangat dibutuhkan untuk masa depan peradaban.