Berdasarkan pantauan redaksi dari berbagai forum teknologi global, operator seluler terkemuka AT&T akhirnya memberikan pernyataan resmi terkait kendala konektivitas yang dialami oleh para pengguna perangkat iPhone 18 Pro Max.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Dalam sebuah pernyataan yang dibagikan kepada MacRumors, juru bicara AT&T menegaskan bahwa perusahaan "sedang bekerja sama dengan Apple" untuk menyelesaikan permasalahan jaringan seluler yang mengganggu kenyamanan pelanggan.
Menurut keterangan pihak operator, kendala tersebut dapat memengaruhi panggilan suara, penggunaan data seluler, pengiriman pesan teks, hingga panggilan darurat pada sejumlah kecil unit iPhone 18 Pro Max.
Dari pengamatan tim redaksi, ribuan pengguna dilaporkan mengalami masalah serupa sejak ponsel flagship tersebut diluncurkan secara resmi pada 18 September, di mana perangkat sering kali masuk ke mode SOS akibat gagal tersambung ke jaringan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, versi Amerika Serikat dari iPhone 18 Pro Max menjadi satu-satunya model baru yang dilengkapi dengan modem seluler buatan Qualcomm, sementara model lainnya menggunakan modem C2 rancangan Apple sendiri.
Menanggapi situasi ini, AT&T mengimbau para pelanggan terdampak untuk memperbarui perangkat lunak mereka ke versi terbaru serta mendatangi gerai resmi Apple atau AT&T guna mendapatkan dukungan teknis tambahan.
Meskipun penyebab pastinya belum dikonfirmasi secara resmi oleh pihak Apple, para pengguna disarankan untuk terus memantau pembaruan perangkat lunak selanjutnya yang diharapkan mampu menyelesaikan masalah konektivitas tersebut.