Berdasarkan pantauan redaksi, Apple akhirnya memecahkan kutukan perbaikan yang telah melekat pada lini earbud nirkabel standarnya selama hampir satu dekade penuh. Selama ini, seri AirPods selalu mendapuk skor 0 dari 10 dalam hal kemudahan perbaikan, sehingga dicap sebagai perangkat sekali pakai ketika komponen baterai lithium-ion kecil di dalamnya mengalami penurunan performa.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan laporan dari iFixit, AirPods 5 berhasil mencatatkan peningkatan signifikan dengan meraih skor 2 dari 10 pada skala perbaikan. Meskipun angka tersebut masih tergolong rendah untuk standar perangkat elektronik modern, pencapaian ini merupakan skor tertinggi yang pernah diberikan kepada earbud buatan Apple setelah sepuluh tahun selalu mendapatkan nilai nol.
Terobosan desain ini dimungkinkan berkat cara penyegelan rumah driver earbud yang kini lebih ramah teknisi. Berbanding terbalik dengan generasi-generasi sebelumnya yang mewajibkan proses pemotongan plastik atau pelelehan kabel internal, AirPods 5 dapat dibuka penutup rumahnya secara bersih dengan mengaplikasikan panas lembut dan terkontrol di sepanjang jahitan driver.
Di bagian dalam, earbud ini menggunakan baterai kontak prong modular yang mirip dengan AirPods 3. "Teknisi tidak perlu lagi menyolder langsung ke sel baterai saat melakukan penggantian," ungkap laporan tersebut, meski kedua baterai kiri dan kanan memiliki polaritas terbalik dan tidak dapat saling ditukar posisinya.
Kendati demikian, pengamatan tim redaksi menunjukkan bahwa wadah pengisian daya (charging case) masih menghadirkan tantangan ekstrem karena terikat erat oleh lem keras dan las plastik. Ditambah lagi dengan absennya ketersediaan suku cadang resmi maupun panduan perbaikan mandiri dari Apple, AirPods 5 masih menyisakan jalan panjang untuk benar-benar menjadi perangkat yang berkelanjutan.