Berdasarkan pantauan redaksi, Apple dulunya memiliki jajaran perangkat router nirkabel populer bernama AirPort yang diluncurkan pada tahun 2003. Namun, raksasa teknologi asal Amerika Serikat tersebut secara mengejutkan membubarkan tim pengembang AirPort pada tahun 2016 dan menyuntik mati merek tersebut dua tahun kemudian.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan keterangan yang dihimpun dari laporan Bloomberg melalui jurnalis Mark Gurman, Apple mengonfirmasi bahwa langkah tersebut diambil agar perusahaan dapat memfokuskan kembali energinya pada produk-produk konsumen yang menghasilkan sebagian besar pendapatan perusahaan. Keputusan itu datang pada masa-masa sulit bagi Apple pada tahun 2016 ketika laba mereka mengalami penurunan untuk pertama kalinya sejak tahun 2001 akibat lesunya penjualan iPhone.
Meskipun jajaran router AirPort memiliki basis penggemar yang loyal berkat fungsionalitas canggih seperti penyimpanan jaringan dan pencadangan otomatis melalui Time Capsule, perangkat tersebut perlahan tertinggal oleh merek lain. Persaingan ketat dalam standar Wi-Fi modern dan koneksi gigabit membuat Apple memilih untuk meninggalkan industri perangkat jaringan tersebut.
Observasi tim redaksi menunjukkan bahwa kendati Apple sudah tidak lagi memproduksi router mandiri, perusahaan besutan Tim Cook tersebut tetap mempertahankan pengembangan teknologi jaringannya sendiri. Hal ini dibuktikan dengan langkah mereka beralih menggunakan komponen cip seluler, Bluetooth, dan Wi-Fi buatan mandiri untuk lini produk iPhone generasi terbaru guna memperkuat ekosistem perangkat mereka.