Kantor Hukum Howard G. Smith secara resmi mengumumkan pengajuan gugatan class action atas nama para investor yang membeli saham biasa Endava plc dengan kode ticker DAVA di Bursa Efek New York atau NYSE. Gugatan ini mencakup para pemegang saham yang melakukan transaksi pembelian dalam rentang waktu antara 4 September 2025 hingga 21 September 2026.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan pengumuman tersebut, para investor yang mengalami kerugian finansial memiliki batas waktu hingga 30 November 2026 untuk mengajukan diri sebagai pemohon utama atau lead plaintiff dalam proses hukum yang sedang berjalan ini.
Permasalahan ini bermula ketika Endava mengumumkan bahwa Direktur Keuangan atau Chief Financial Officer perusahaan, Mark Thurston, harus menjalani cuti administratif atas rekomendasi dari Komite Audit Dewan Direksi. Keputusan mendadak ini diambil menyusul adanya penyelidikan independen yang diinisiasi setelah auditor eksternal perusahaan menemukan sejumlah kekhawatiran serius terkait perlakuan akuntansi pada perjanjian pelanggan maupun pemasok.
Dari pantauan redaksi, pengumuman terkait cuti administratif tersebut langsung memicu sentimen negatif tajam di pasar keuangan. Harga saham American Depositary Shares atau ADS milik Endava tercatat merosot tajam sebesar 0,68 dolar AS atau sekitar 24,37 persen, ditutup pada level 2,11 dolar AS per saham yang pada akhirnya mendatangkan kerugian signifikan bagi para investor.
Dalam dokumen gugatan yang didaftarkan, para tergugat dituduh telah memberikan pernyataan yang secara material mengandung informasi palsu atau menyesatkan, serta gagal mengungkapkan fakta-fakta merugikan terkait kondisi operasional perusahaan. Menurut pihak penggugat, manajemen perusahaan gagal transparan mengenai perlunya peninjauan ulang atas perlakuan akuntansi tertentu dan potensi penundaan laporan keuangan kuartal keempat serta tahun penuh 2026.
Kantor Hukum Howard G. Smith mengimbau para investor yang terdampak untuk segera menghubungi pihak firma hukum guna memperoleh informasi lebih lanjut mengenai hak-hak hukum mereka serta prosedur keikutsertaan dalam investigasi dan gugatan class action sekuritas ini.