Berdasarkan laporan finansial terkini, perusahaan semikonduktor ternama Advanced Micro Devices (AMD) resmi mencatatkan diri sebagai perusahaan dengan valuasi USD 1 triliun seiring tingginya kebutuhan pasar terhadap unit pemrosesan grafis (GPU) dan unit pemrosesan sentral (CPU). Dari pantauan redaksi, di tengah persaingan ketat raksasa teknologi dalam meluncurkan berbagai layanan berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), permintaan akan perangkat keras berperan penting ini diprediksi bakal terus meroket dalam beberapa kuartal ke depan.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan data kinerja kuartal kedua fiskal perusahaan, segmen pusat data atau data center AMD mencatatkan pertumbuhan yang sangat mengesankan hingga 107 persen secara tahunan dengan perolehan penjualan mencapai USD 6,7 miliar. Menurut analisis tim redaksi, lonjakan masif pada segmen pusat data ini berhasil mengerek total pendapatan keseluruhan perusahaan hingga 50 persen secara tahunan, sementara laba bersih melonjak tajam sebesar 163 persen yang selaras dengan kenaikan harga sahamnya.
Selain kontribusi sektor pusat data, segmen klien dan gaming serta penjualan chip embedded industri turut menunjukkan tren positif masing-masing sebesar 6 persen dan 19 persen. Berdasarkan pengamatan redaksi, kombinasi seluruh lini bisnis tersebut memberikan fondasi yang kokoh bagi pertumbuhan jangka panjang, meskipun segmen pusat data kini telah menjelma menjadi motor utama penggerak finansial perusahaan.
Berdasarkan informasi dari manajemen perusahaan, momentum pertumbuhan ini bakal semakin kuat dengan segera meluncurnya platform rak skala besar terbaru bernama Helios pada akhir kuartal ketiga. Observasi pasar menunjukkan bahwa antrean pemesanan dari perusahaan-perusahaan AI terkemuka seperti OpenAI, Anthropic, dan Meta Platforms memperlihatkan tingginya kepercayaan industri terhadap kemampuan perangkat keras besutan AMD dalam menyaingi para kompetitor utamanya di kancah global.