Perusahaan teknologi raksasa asal Amerika Serikat, Apple, mengambil langkah strategis dengan merampingkan struktur manajemen internal mereka. Berdasarkan pantauan redaksi, CEO Apple John Ternus berupaya membuat perusahaan menjadi lebih fokus pada bidang teknik guna mempercepat proses pengembangan produk.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan laporan yang dihimpun, perusahaan kini tengah mempertimbangkan untuk meninggalkan jadwal peluncuran tradisional pada musim semi dan gugur. Sebagai gantinya, Apple berencana memperkenalkan produk-produk terbarunya secara lebih sering sepanjang tahun demi menggenjot pertumbuhan bisnis.
Menurut pengamatan tim redaksi, grup teknik perangkat keras Apple telah mulai memangkas sejumlah peran manajer program teknik, termasuk beberapa posisi direktur senior. Langkah ini diambil agar tercipta jalur komunikasi yang lebih singkat antara para insinyur dan jajaran pimpinan puncak.
Selain restrukturisasi manajemen, Apple juga bersiap menyambut lini produk masa depan yang dijadwalkan rilis tahun depan, seperti AirPods yang dilengkapi kamera, kacamata pintar pertama buatan Apple, serta iPhone edisi ulang tahun ke-20 dengan desain baru. Dorongan ini dilakukan seiring melambatnya pertumbuhan sektor layanan.
Di sisi lain, analis dari Bank of America mengingatkan bahwa kecepatan inovasi asisten virtual Siri harus segera ditingkatkan untuk menandingi para pesaing yang bergerak cepat. Bank of America menyoroti kemunculan agen AI milik Meta bernama Muse yang mencatatkan jutaan unduhan dalam waktu singkat berkat kemampuan otonomnya.
Meskipun menghadapi persaingan ketat, Bank of America menilai bahwa keunggulan privasi serta basis pengguna setia Apple masih menjadi pembeda utama di pasar. "Kombinasi komputasi perangkat dan cloud privat dapat menjadi kunci kemenangan jangka panjang," tulis analis tersebut seraya mempertahankan peringkat beli untuk saham Apple.