Kabayan Tech Kabayan Tech
/home / gadget / Greg Abel Suksesor Warren Buffett...
GADGET

Greg Abel Suksesor Warren Buffett Borong Saham Alphabet Rp 163 T

Greg Abel suksesor Warren Buffett di Berkshire Hathaway meningkatkan investasi di saham Alphabet

Greg Abel suksesor Warren Buffett di Berkshire Hathaway meningkatkan investasi di saham Alphabet

Langkah besar mulai diambil oleh Greg Abel sejak ditunjuk sebagai suksesor Warren Buffett untuk memimpin Berkshire Hathaway. Setelah sempat mempertahankan portofolio warisan Buffett pada Januari lalu, Abel kini mulai menunjukkan taringnya. Berdasarkan laporan terbaru dari fool.com, Abel baru saja mengeksekusi investasi modal raksasa dengan membeli saham baru Alphabet senilai USD 10 miliar atau sekitar Rp 163 triliun melalui skema private placement.

Dari pantauan redaksi, strategi investasi privat ini sebenarnya bukan hal baru bagi Berkshire Hathaway, karena Buffett telah sering melakukannya selama 60 tahun masa jabatannya. Namun, perbedaannya sangat kontras. Jika dahulu Buffett cenderung memilih kesepakatan privat dengan perusahaan "ekonomi lama" yang sedang mengalami kesulitan keuangan, Abel justru memilih bertaruh pada salah satu raksasa teknologi "Magnificent Seven" demi mendongkrak eksposur perusahaan terhadap tren kecerdasan buatan (AI).

Menurut data kuartalan yang dirilis Securities and Exchange Commission, Berkshire Hathaway memang telah mencicil saham induk Google dan YouTube ini sejak akhir tahun lalu. Kepemilikan awal mereka yang hanya 17,9 juta saham senilai USD 4,3 billion pada kuartal ketiga 2025, melonjak drastis menjadi sekitar 57,8 juta saham per Maret 2026. Melalui aksi korporasi terbaru ini, tim redaksi mengamati bahwa Berkshire kini menguasai sekitar 86,4 juta saham Alphabet, setara dengan 9,2 persen kepemilikan saham senilai USD 31,6 miliar.

Meskipun porsi saham teknologi meningkat, posisi investasi Berkshire di perusahaan legendaris seperti Coca-Cola, American Express, dan Apple terpantau masih menjadi yang terbesar. Kendati demikian, pengamat pasar menilai keputusan Abel ini menandai pergeseran gaya investasi Berkshire ke arah sektor digital. Jika tren pertumbuhan teknologi AI terus melesat di Amerika Serikat dan global, penyesuaian strategi ini diprediksi akan membawa keuntungan besar di masa depan.

Bagaimanapun, strategi agresif Abel ini bak pisau bermata dua bagi para investor. Jika Abel meningkatkan eksposur teknologi tepat sebelum gelembung AI (AI bubble) pecah, hal tersebut dapat berdampak buruk pada reputasi Berkshire yang selama ini dikenal sebagai saham aman di segala musim. Namun, dari pengamatan tim redaksi, kondisi keuangan konglomerat ini masih sangat kokoh karena memiliki cadangan kas mendekati USD 400 miliar yang siap menjadi bantalan jika terjadi penurunan pasar.

// TOPICS
#greg_abel #warren_buffett #berkshire_hathaway #alphabet #saham_teknologi #investasi
Spesialis Gadget & Hardware Review

Saadat Salahudin adalah penggemar gadget dan pakar hardware dengan pengalaman lebih dari 10 tahun di bidang review produk teknologi. Berbasis di Jakarta, ia telah menguji ribuan perangkat dari smartphone, laptop, hingga perangkat IoT. Analisisnya yang mendalam dan objektif tentang performa hardware, desain, dan nilai produk sangat dihargai oleh para pembaca. Ia sering diundang sebagai pembicara di berbagai acara teknologi dan peluncuran produk.