Berdasarkan pantauan tim redaksi pada laporan kinerja keuangan terbaru, Microsoft berhasil mencatatkan pencapaian impresif dengan lonjakan pendapatan sebesar 18 persen dan mencatatkan pendapatan komputasi awan atau cloud computing yang melampaui 100 miliar dollar untuk pertama kalinya sepanjang sejarah perusahaan.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Menurut pengamatan mendalam dari laporan fiskal kuartal keempat yang berakhir pada 30 Juni 2026, Microsoft membukukan total pendapatan hingga 90 miliar dollar dengan perolehan laba bersih mencapai 35,76 miliar dollar atau mengalami peningkatan sekitar 31 persen dibanding periode yang sama pada tahun sebelumnya.
CEO Microsoft Satya Nadella menyatakan bahwa perusahaan terus memajukan inovasi untuk memastikan setiap pelanggan dapat mengubah teknologi menjadi hasil bisnis yang nyata. "Tahun ini, pendapatan Azure melampaui 100 miliar dollar untuk pertama kalinya, dan Microsoft 365 Copilot mencapai lebih dari 30 juta kursi berbayar," ujarnya.
Di tengah ekspansi belanja modal yang agresif untuk kecerdasan buatan, Microsoft tetap mampu menghasilkan arus kas bebas yang solid sebesar 19,6 miliar dollar. Angka ini menjadi sorotan utama para analis pasar karena menunjukkan ketahanan finansial yang jauh lebih unggul dibandingkan beberapa perusahaan teknologi besar lainnya.
Berdasarkan analisis pasar dan penegasan dari CFO Amy Hood, fleksibilitas dalam pengelolaan anggaran belanja modal menjadi kunci utama kestabilan finansial Microsoft ke depan. Langkah strategis ini memastikan bahwa perusahaan dapat terus mendanai infrastruktur kecerdasan buatan secara berkelanjutan tanpa mengorbankan kesehatan kas perusahaan.