Persaingan di industri kecerdasan buatan (AI) semakin memanas setelah Amazon secara resmi menyatakan akan memblokir agen AI pribadi milik Meta Platforms, yakni Muse, dari platform belanja online miliknya. Berdasarkan pengamatan tim redaksi, meskipun Amazon melarang Muse melakukan transaksi di situsnya, adopsi konsumen terhadap model AI ini justru meroket dengan pertumbuhan yang bahkan melampaui rekor awal ChatGPT.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Amazon sendiri dikabarkan lebih memilih untuk mengembangkan ekosistem agen AI miliknya sendiri ketimbang mengizinkan Muse merajai platform mereka. Menurut laporan, jika kebijakan pembatasan ini terus berlanjut, tiga emiten teknologi utama diprediksi akan menjadi pemenang terbesar di tengah pergeseran perilaku belanja konsumen digital ini.
Di sisi lain, Shopify justru mengambil langkah strategis yang berlawanan dengan Amazon dengan menjalin kemitraan erat bersama Meta. Kemitraan ini memungkinkan Muse untuk meramban toko-toko online di Shopify dan melakukan pembelian secara otomatis atas nama konsumen.
"Shoppers find more. Shops sell more," ujar CEO Meta Mark Zuckerberg saat mengumumkan kolaborasi strategis tersebut. Berdasarkan data keuangan kuartal kedua, Shopify mencatatkan pertumbuhan pendapatan tahun-ke-tahun yang impresif sebesar 34 persen, didorong oleh integrasi teknologi AI canggih.
Selain Shopify, raksasa fintech PayPal juga ditunjuk oleh Meta sebagai salah satu opsi pembayaran utama untuk setiap transaksi yang diproses melalui agen AI Muse. Menurut pengamat pasar, lonjakan aktivitas belanja ini secara otomatis akan mendongkrak volume transaksi dan pendapatan PayPal secara signifikan.
Meskipun PayPal dikenal sebagai perusahaan fintech matang dengan pertumbuhan pendapatan kuartal kedua sebesar 5 persen dan marjin laba bersih di atas 10 persen, masuknya perusahaan ini ke dalam ekosistem Muse memberikan katalis positif baru. Valuasi rasio P/E yang rendah serta pembagian dividen membuat PayPal menarik bagi investor.
Perang antara raksasa teknologi dalam mengembangkan agen AI juga berdampak positif pada penyedia infrastruktur pusat data seperti Nebius. Berdasarkan pantauan redaksi, lonjakan permintaan infrastruktur komputasi AI membuat Nebius mencatatkan pertumbuhan pendapatan tahun-ke-tahun yang luar biasa sebesar 454 persen pada kuartal kedua.
Menurut analis industri, persaingan sengit antara Amazon dan Meta dalam mendominasi pasar agen AI akan terus mengerek nilai infrastruktur pusat data. Dengan proyeksi pipa kapasitas mencapai 5 gigawatt, Nebius berada di posisi strategis untuk mendulang cuan masif seiring ekspansi ekosistem agen AI global.