Pasar saham teknologi global kembali mencatatkan tren positif setelah kehadiran agen kecerdasan buatan (AI) personal terbaru besutan Meta Platforms, yakni Muse, berhasil mencuri perhatian publik dan investor secara luas. Berdasarkan pengamatan dari data Sensor Tower, aplikasi Muse sukses merajai unduhan aplikasi gratis di perangkat iPhone di Amerika Serikat dalam beberapa hari terakhir sejak peluncurannya.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan pantauan tim redaksi, kesuksesan kilat ini langsung membangkitkan optimisme pelaku pasar terhadap potensi ledakan penjualan perangkat keras, khususnya unit pemrosesan sentral atau central processing units (CPU). "Kehadiran Muse sebagai agen AI personal yang sangat mudah diakses telah memberikan sentimen positif yang kuat bagi sektor semikonduktor," ujar salah seorang analis pasar teknologi terkemuka.
Meta merancang Muse agar mampu membantu pengguna menyelesaikan berbagai tugas harian secara cepat, mudah, dan aman, mulai dari menyortir surat elektronik, memesan reservasi tempat, hingga mengelola jadwal kalender secara otomatis. Dengan dukungan basis pengguna aktif harian Meta yang mencapai 3,6 miliar orang, analis memperkirakan Muse berpotensi menarik ratusan juta pengguna baru dalam beberapa bulan mendatang.
Lonjakan penggunaan agen AI ini diproyeksikan akan mendongkrak permintaan terhadap CPU secara signifikan. Berbeda dengan pelatihan model AI yang umumnya memerlukan daya komputasi berbasis GPU, operasional agen AI (agentic AI) justru lebih banyak ditopang oleh proses inferensi yang menuntut porsi CPU lebih besar untuk menangani perencanaan dan orkestrasi tugas.
Sejumlah perusahaan perancang cip terkemuka merespons positif tren ini dengan proyeksi pertumbuhan yang agresif. Perusahaan perancang arsitektur cip Arm memperkirakan pasar CPU server akan mengalami lonjakan sebesar 35 persen setiap tahunnya hingga mencapai 120 miliar dolar Amerika Serikat pada tahun 2030, sementara produsen semikonduktor AMD memprediksi pertumbuhan tahunan hingga 50 persen dengan nilai mencapai 220 miliar dolar Amerika Serikat pada akhir dekade ini.
Sebagai pemain utama di industri perancangan CPU dan infrastruktur pendukungnya, raksasa teknologi seperti Intel, Arm, dan AMD diprediksikan akan meraup keuntungan besar dari tren kenaikan permintaan ini. Berdasarkan pengamatan tim redaksi, momentum positif ini sekaligus memperkuat posisi sektor semikonduktor sebagai motor utama penggerak pasar teknologi global saat ini.