Perusahaan pemimpin global dalam penyediaan dan pengamanan aplikasi serta API, F5, mengumumkan pencapaian terbarunya setelah dinobatkan sebagai Market Shaper dalam laporan Gartner Emerging Market Quadrant untuk Keamanan Aplikasi AI periode September 2026.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan pantauan redaksi dari pengumuman resmi yang dirilis di Sydney, Australia, F5 menjadi salah satu dari dua vendor saja di dunia yang berhasil meraih posisi prestisius tersebut dalam evaluasi yang menilai potensi disrupsi pasar dan kemampuan eksekusi vendor.
Chief Marketing Officer F5, John Maddison, menyatakan bahwa perusahaan saat ini tidak lagi menjalankan kecerdasan buatan di laboratorium tertutup, melainkan di dalam jaringan teregulasi dan di balik antarmuka pemrograman aplikasi yang kompleks.
"Enterprises are not running AI in a lab. They are running it inside regulated networks, behind APIs, and across agents that authenticate and act on their own," ujar John Maddison dalam keterangan resminya.
Lebih lanjut, menurut pengamatan tim redaksi, adopsi kecerdasan buatan yang sangat cepat ini sering kali menimbulkan celah keamanan baru yang menuntut perusahaan untuk meninggalkan pendekatan pengamanan tradisional yang terpecah-pecah.
"Enterprises cannot assemble a security posture from dozens of disparate point products," tambah John Maddison menyoroti pentingnya platform keamanan terpadu dalam menghadapi lanskap ancaman digital yang kian berkembang pesat di tahun 2026.