Indeks utama bursa saham Wall Street, Nasdaq Composite, mencetak rekor penutupan tertinggi baru pada perdagangan hari Selasa. Dari pantauan redaksi, penguatan ini didorong oleh lonjakan harga saham perusahaan teknologi dan kecerdasan buatan seperti Micron Technology, yang menunjukkan bahwa permintaan terhadap teknologi AI masih sangat kuat di kalangan korporasi.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan data perdagangan, indeks Nasdaq Composite ditutup menguat sebesar 0,45 persen. Sementara itu, indeks S&P 500 terpantau bergerak mendatar tanpa perubahan signifikan, sedangkan indeks Dow Jones Industrial Average justru mengalami pelemahan sebesar 0,36 persen di tengah dinamika pasar keuangan global.
Menurut Ulrike Hoffmann-Burchardi selaku chief investment officer Americas and global head of equities di UBS Chief Investment Office, pihaknya tetap mempertahankan pandangan konstruktif terhadap perdagangan sektor kecerdasan buatan. "Kami mempertahankan pandangan konstruktif pada perdagangan AI, didukung oleh peningkatan adopsi dan monetisasi, serta belanja modal yang terus bertumbuh," ujarnya.
Sentimen positif di pasar juga didukung oleh penurunan harga minyak mentah dunia akibat membaiknya arus distribusi di kawasan Asia Barat. Berdasarkan observasi tim redaksi, penurunan harga komoditas energi ini mampu meredakan kekhawatiran investor global dan mendongkrak minat terhadap aset-aset berisiko.
Di sisi lain, perhatian para pelaku pasar kini juga mulai beralih ke agenda pertemuan tingkat tinggi antara Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping di Washington pekan ini. Pertemuan tersebut dinilai krusial untuk menentukan arah hubungan dagang serta kerja sama teknologi masa depan antara dua kekuatan ekonomi terbesar di dunia.