Bandar Bola Brocksfoodanddrink Tech Bandar Bola Brocksfoodanddrink Tech
/home / berita / Bursa Saham Amerika Serikat Menguat...
BERITA

Bursa Saham Amerika Serikat Menguat Dekati Rekor Tertinggi

Ilustrasi grafik bursa saham Wall Street dan pergerakan indeks S&P 500 di Amerika Serikat

Ilustrasi grafik bursa saham Wall Street dan pergerakan indeks S&P 500 di Amerika Serikat

Berdasarkan pantauan redaksi, pasar keuangan global menyambut positif perkembangan terbaru di Wall Street di mana bursa saham Amerika Serikat melonjak mendekati rekor tertinggi mereka pada perdagangan hari Jumat.

Menurut pengamatan tim redaksi dari laporan yang dirilis oleh pemerintah Amerika Serikat, perlambatan penambahan lapangan kerja pada bulan lalu berhasil meredakan kekhawatiran pasar bahwa ekonomi yang terlalu panas akan memicu lonjakan inflasi yang semakin parah.

Berdasarkan data dari bursa, indeks S&P 500 mencatatkan penguatan sebesar 0,7 persen, sementara Dow Jones Industrial Average naik 164 poin atau 0,3 persen, dan indeks komposit Nasdaq turut terdongkrak sebesar 1,2 persen.

Analis Adam Schickling dari Vanguard menyatakan bahwa "This report strengthens the case for the Federal Reserve to remain patient," yang mengindikasikan bahwa bank sentral Amerika Serikat memiliki alasan kuat untuk menahan kenaikan suku bunga lebih lanjut.

Lebih lanjut, penurunan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat (Treasury) serta meredanya harga minyak mentah dunia turut memberikan angin segar bagi para investor untuk kembali memburu saham-saham sektor teknologi unggulan seperti Nvidia dan Tesla.

Jurnalis Teknologi Senior - AI & Software Development

Cici Puspasari adalah jurnalis teknologi ternama dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di dunia teknologi digital. Spesialisasi dalam kecerdasan buatan, machine learning, dan pengembangan perangkat lunak. Mantan pengembang perangkat lunak yang beralih menjadi jurnalis untuk menyampaikan kompleksitas teknologi dengan cara yang mudah dipahami. Telah meliput berbagai konferensi teknologi global seperti Google I/O, Apple WWDC, dan Microsoft Build.