Fitch Ratings resmi menaikkan asumsi harga minyak untuk tahun 2027 serta meningkatkan secara signifikan proyeksi harga gas alam Eropa untuk tahun 2026 dan 2027. Berdasarkan pantauan redaksi dari laporan yang dirilis di Baku, Azerbaijan, penyesuaian ini didorong oleh dampak langsung dari konflik Iran yang memicu ketidakpastian tinggi di pasar energi global.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Menurut pembaruan asumsi harga minyak dan gas oleh lembaga pemeringkat tersebut, harga minyak mentah Brent kini diproyeksikan berada di kisaran USD 70 per barel pada 2027, naik dari estimasi sebelumnya sebesar USD 65 per barel. Sementara itu, proyeksi minyak mentah West Texas Intermediate turut dikerek naik menjadi USD 65 per barel dari sebelumnya USD 60 per barel.
Berdasarkan penjelasan resmi lembaga pemeringkat tersebut, "Kami mempertahankan asumsi harga Brent 2026 di angka USD 87 per barel karena dinamika tahun berjalan sejalan dengan ekspektasi. Namun, kami menaikkan sedikit perkiraan Brent 2027 menjadi USD 70 per barel dari USD 65 per barel untuk mencerminkan premi risiko geopolitik." Penyesuaian ini juga mempertimbangkan potensi eskalasi lanjutan serta ketidakpastian waktu penyelesaian konflik.
Dari pantauan tim redaksi, lonjakan paling signifikan justru terjadi pada proyeksi harga gas alam Eropa melalui Title Transfer Facility. Asumsi harga gas Eropa untuk 2026 dinaikkan sebesar USD 3 per mcf menjadi USD 17 per mcf, sedangkan proyeksi 2027 meningkat menjadi USD 11 per mcf akibat gangguan distribusi gas alam cair di Selat Hormuz.