Berdasarkan pantauan tim redaksi pada Rabu (23 September 2026), pasar saham domestik menunjukkan pemulihan di awal perdagangan setelah didukung oleh penurunan harga minyak mentah global yang meredakan tekanan makroekonomi, meskipun aksi jual investor asing masih menjadi tantangan utama.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Indeks utama 30 saham BSE Sensex tercatat mendaki sebesar 283,66 poin ke level 74.812,74 pada sesi awal perdagangan, sementara indeks 50 saham NSE Nifty turut menguat 85,55 poin dan berada di posisi 23.414,55.
Dari pengamatan bursa, sejumlah emiten seperti Bajaj Finance, Bajaj Finserv, Tata Steel, UltraTech Cement, Larsen & Toubro, dan Asian Paints memimpin jajaran saham yang berada di zona hijau.
Sebaliknya, beberapa saham seperti Tata Consultancy Services, Infosys, HDFC Bank, dan Mahindra & Mahindra justru mengalami pelemahan dan menjadi penahan laju indeks.
Di pasar global, patokan minyak mentah dunia Brent terpantau melemah 0.97% di kisaran $98.29 per barel, memberikan sentimen positif bagi negara importir energi.
Menurut CEO Enrich Money Ponmudi. R, "Moderasi harga minyak memberikan sedikit kelegaan pada sisi makroekonomi, khususnya bagi India yang bergantung pada impor energi. Namun, aksi jual investor asing tetap menjadi hambatan utama bagi ekuitas domestik, terutama di tengah ketidakpastian geopolitik Timur Tengah."
Berdasarkan data bursa, Investor Institusional Asing (FII) tercatat melakukan aksi pelepasan saham senilai ₹3,809.99 crore pada perdagangan hari Selasa sebelumnya.
Sementara itu, pendiri sekaligus CEO HST Wealth Hariselvan Radhakrishnan menyatakan, "Petunjuk global semalam tidak memberikan keyakinan penuh karena Wall Street ditutup beragam, di mana sektor teknologi menopang Nasdaq sementara Dow melemah."
Sebelumnya pada hari Selasa (22 September 2026), indeks Sensex sempat terkoreksi 329,91 poin atau 0,44% ke level 74.529,08 dan Nifty merosot 85,30 poin atau 0,36% ke posisi 23.329.