Berdasarkan pantauan redaksi, Teleskop Luar Angkasa James Webb kembali membuat penemuan astronomi yang menakjubkan dengan mendeteksi dua cermin gravitasi langka di dalam gugusan galaksi MACS J0454.1-0300. Dari pengamatan tim redaksi, gugusan galaksi yang terletak sekitar lima miliar tahun cahaya dari Bumi ini berhasil menampilkan fenomena pelengkungan cahaya yang luar biasa akibat massa galaksi yang sangat besar.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Menurut para astronom, fenomena yang dikenal sebagai lensa gravitasi ini mampu melengkungkan cahaya dari objek di latar belakang sehingga menghasilkan beberapa salinan bayangan atau lengkungan busur yang indah. Berdasarkan analisis data, kehadiran materi gelap dan massa masif dalam gugusan tersebut bertindak sebagai lensa raksasa yang memungkinkan teleskop mendeteksi objek-objek purba yang tadinya tidak terlihat.
Berdasarkan laporan penelitian, penemuan duplikasi ganda dalam satu gugusan galaksi ini merupakan momen istimewa yang sangat langka karena membutuhkan tingkat presisi kesejajaran kosmik yang tinggi. Salah satu kelompok galaksi yang terdeteksi terbentuk sekitar dua miliar tahun setelah Dentuman Besar, sementara kelompok lainnya berasal dari era yang lebih awal yakni 800 juta tahun setelah awal alam semesta.
Menurut informasi dari program pengamatan ilmiah, instrumen NIRCam milik Teleskop James Webb menggunakan filter inframerah untuk menghasilkan citra berwarna yang sangat tajam dan mendetail. Berdasarkan perbandingan dengan data Teleskop Luar Angkasa Hubble pada 2014, kemampuan inframerah James Webb terbukti jauh lebih unggul dalam menangkap cahaya merah dari galaksi-galaksi terpencil di masa lalu.