Suhu udara ekstrem akibat gelombang panas tidak hanya berdampak pada kesehatan manusia, tetapi juga dapat memicu masalah serius pada perangkat elektronik. Berdasarkan panduan resmi Apple, kondisi pengisian daya yang disarankan berada pada ambang batas maksimal 35 derajat Celsius. Jika suhu internal iPhone melampaui batas normal, sistem secara otomatis akan menunda pengisian daya hingga suhu perangkat kembali stabil guna mencegah kerusakan permanen pada baterai.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Menjawab permasalahan tersebut, jurnalis teknologi Adrian Kingsley-Hughes menguji pengisi daya nirkabel ESR CryoBoost Foldable 3-in-1 Magnetic Charging Station. Dari pantauan redaksi, perangkat berdaya 25W dengan standar Qi2.2 ini dirancang khusus dengan sistem pendingin aktif berupa dua kipas kecil yang beroperasi sangat tenang di balik area pengisian daya.
Menurut pengamatan tim redaksi, salah satu kipas berfungsi mendinginkan bantalan utama MagSafe, sementara kipas kedua ditempatkan di bawah dudukan pengisian AirPods. Penggunaan material aluminium pada bagian belakang bantalan pengisi daya juga berfungsi sebagai penyerap panas eksternal untuk membantu pelepasan suhu secara efisien saat proses pengisian berlangsung.
Berdasarkan pengujian langsung di tengah paparan cuaca panas hingga suhu 35 derajat Celsius di dalam kendaraan, teknologi pendingin tersebut terbukti efektif menjaga suhu iPhone agar tidak mengalami pembatasan daya. ESR mengklaim fitur CryoBoost ini mampu menurunkan suhu pengisian daya hingga 6 derajat Celsius dibandingkan pengisi daya nirkabel konvensional.
Dari pengamatan redaksi ZDNET, pengisi daya lipat seharga 99 Dolar AS ini dipasarkan secara lengkap bersama adaptor daya USB-C 50W serta kabel sudut siku. Perangkat ini menjadi solusi praktis dan portabel bagi pengguna ekosistem Apple yang kerap beraktivitas di lingkungan bersuhu tinggi.