Menurut pantauan redaksi, pengguna ponsel cerdas berbasis Android selama ini sering kali merasa tertinggal dari pengguna Apple dalam hal integrasi perangkat. Berdasarkan pengamatan tim redaksi, jika iPhone dapat terhubung secara mulus dengan MacBook, perangkat Android sebelumnya harus puas dengan aplikasi pendamping Windows yang terasa kurang optimal. Namun, masalah tersebut tampaknya akan segera teratasi melalui peluncuran jajaran perangkat terbaru yang dinamakan Googlebook.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan informasi dari Tech Advisor, Google memperkenalkan lini Googlebook yang dirancang khusus untuk menjembatani kesenjangan antara ponsel pintar dan komputer jinjing. Dari pantauan redaksi pada lima perangkat awal buatan Asus, Acer, HP, Dell, dan Lenovo, pengalaman penggunaan yang ditawarkan terasa sangat konsisten. Menurut pengamat teknologi, integrasi ini memungkinkan pengguna untuk melakukan berbagi file instan tanpa kabel serta menjalankan aplikasi Android secara langsung di layar laptop melalui fitur pencerminan.
Meskipun menawarkan banyak keunggulan seperti desain Material 3 Expressive dan fitur serupa Handoff milik Apple yang disebut "Continue On", perangkat ini masih memiliki beberapa catatan penting. Berdasarkan pengamatan redaksi, fitur panggilan telepon, kamera, dan pengaturan belum dapat diakses langsung dari laptop karena alasan keamanan. Selain itu, kualitas kamera depan pada seluruh model awal dinilai masih kurang memuaskan untuk kebutuhan profesional, dengan kisaran resolusi sensor antara 2 megapiksel hingga 5 megapiksel.
Dari segi performa dan perangkat keras, lini Googlebook hadir dengan dukungan chipset bertenaga dari Intel atau Qualcomm serta RAM minimal 16 gigabita. Berdasarkan laporan Tech Advisor, harga untuk model termurah seperti Acer Googlebook 14 akan dibanderol mulai dari 899 dolar Amerika Serikat dan dijadwalkan rilis pada 5 Oktober mendatang. Menurut para pengamat, kehadiran perangkat premium ini diharapkan mampu memberikan pengalaman ekosistem yang selama ini diidamkan oleh para pengguna setia Android.