Berdasarkan pengumuman resmi yang dinantikan para pegiat privasi digital, GrapheneOS akhirnya memilih ponsel pintar Motorola Signature 27 sebagai perangkat non-Pixel pertama yang secara resmi didukung oleh sistem operasi berfokus privasi tersebut.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Dari pantauan redaksi, sejarah pengembangan GrapheneOS selama ini sangat identik dengan perangkat Google Pixel. Namun, lewat kemitraan strategis yang diumumkan Motorola awal tahun ini, batas eksklusivitas tersebut mulai bergeser ke ekosistem perangkat lain.
Konfirmasi ini bermula ketika Graphene Foundation menjawab pertanyaan publik melalui platform media sosial X pada hari Rabu lalu. Melalui akun resminya, pihak yayasan menyatakan, "Ya, itu akan menjadi ponsel pertama yang didukung. Tunggu kabar resmi tentang hal itu."
Menurut tinjauan tim redaksi, Motorola Signature 27 dipersenjatai dengan cip kelas atas terbaru Qualcomm Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6. Dukungan pembaruan sistem operasi Android hingga tujuh tahun serta jaminan pembaruan keamanan selama tujuh tahun dari Motorola dinilai sangat selaras dengan standar ketat keamanan perangkat keras dan perangkat lunak yang disyaratkan GrapheneOS.
Observasi mendalam menunjukkan bahwa GrapheneOS tidak hanya menilai aspek performa cip semata dalam memilih perangkat. Proyek ini memerlukan fitur-fitur keamanan tingkat lanjut seperti secure boot, perlindungan rollback, penyimpanan aman, enkripsi penuh, serta komitmen vendor dalam menyediakan pembaruan rutin secara konsisten.
Hingga berita ini diturunkan, baik pihak Graphene Foundation maupun Motorola belum memberikan informasi detail mengenai harga resmi Motorola Signature 27. Kendati demikian, perangkat premium ini diprediksi bakal segera meluncur di pasaran sebelum penghujung tahun.