Apple dikabarkan tengah menghadapi berbagai tantangan produksi yang cukup signifikan menjelang jadwal peluncuran ponsel lipat pertamanya, iPhone Duo, yang rencananya akan dirilis pada 23 Oktober 2026. Berdasarkan laporan dari Jiemian News yang dikutip dari pantauan redaksi, tingkat keberhasilan perakitan akhir atau yield di pabrik Foxconn dilaporkan baru mencapai sedikit di atas 60 persen per tanggal 17 September lalu.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Menurut pengamatan tim redaksi, kendala produksi ini muncul karena Apple menerapkan standar kualitas yang sangat ketat, sementara desain perangkat lipat memiliki tingkat kerumitan yang jauh lebih tinggi dibandingkan ponsel konvensional. Kompleksitas pada komponen layar lipat OLED dari Samsung Display serta bagian engsel atau hinge turut menjadi faktor utama yang memperlambat proses peningkatan produksi massal.
Berdasarkan informasi dari rantai pasokan, Apple dan para mitra manufakturnya seperti Foxconn saat ini terus berupaya melakukan penyesuaian lini produksi, memperbaiki peralatan, serta mengoptimalkan parameter manufaktur di China. "Proses penyesuaian ini membutuhkan waktu dan ketelitian tinggi agar dapat memenuhi standar kualitas ketat yang ditetapkan Apple," ujar salah satu sumber dari rantai pasokan.
Menurut perkiraan dari para pengamat industri, Apple berencana memasarkan sekitar 6 juta hingga 8 juta unit iPhone Duo di seluruh dunia sepanjang tahun 2026. Meskipun menghadapi kendala produksi dan potensi keterbatasan ketersediaan unit awal, Apple tetap berkomitmen untuk membuka tahap pemesanan awal atau pre-order pada 16 Oktober sebelum resmi dijual secara global mulai 23 Oktober mendatang.