Berdasarkan pantauan redaksi, sejumlah pengguna di berbagai forum online belakangan ini mengeluhkan lambatnya proses pembukaan aplikasi VLC Media Player yang kerap memakan waktu hingga separuh menit. Masalah tersebut memicu spekulasi keliru yang menuding para pengembang open-source sengaja memperlambat kinerjanya.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Menurut pengamatan tim redaksi, masalah ini tidak dialami oleh semua perangkat Windows, melainkan hanya terjadi pada komputer tertentu saja. Sejumlah laporan pengguna di Reddit dan platform media sosial lainnya menunjukkan bahwa akar permasalahan utamanya mengarah pada sistem keamanan bawaan Windows.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, hal tersebut berkaitan erat dengan aktivitas Microsoft Defender yang aktif melindungi perangkat dari malware. Pengembang utama VideoLan, Jean-Baptiste Kempf, bahkan sempat melontarkan kritik di platform X terkait kendala pembaruan sistem yang berdampak pada kinerja aplikasi.
Penyelidikan lebih lanjut mengungkapkan bahwa pembaruan tanda tangan Defender versi 1.455.50.0 serta pembaruan Windows KB5121003 secara keliru memasukkan cache plugin VLC ke dalam status karantina. Kondisi inilah yang membuat aplikasi pemutar media populer tersebut membutuhkan waktu lebih lama saat pertama kali dijalankan.
Untuk mengatasi masalah lambatnya proses booting tersebut, pengguna dapat mereset cache plugin dengan mudah tanpa harus menyunting direktori sistem secara manual. Berdasarkan panduan teknis, pengguna cukup menjalankan fitur "reset preferences and cache files" melalui menu pencarian pada sistem operasi Windows.
Sebagai langkah pencegahan tambahan sebelum Microsoft merilis tambalan resmi, pengguna disarankan untuk menambahkan pengecualian folder plugin VLC pada pengaturan Microsoft Defender. Dengan langkah pencegahan ini, aplikasi pemutar media kesayangan Anda dapat kembali berfungsi dengan normal tanpa hambatan.