OpenAI dilaporkan tengah bersiap merambah pasar perangkat keras dengan meluncurkan smart speaker berbasis kecerdasan buatan yang diklaim sebagai manifestasi fisik dari ChatGPT. Berdasarkan laporan terbaru, perangkat misterius ini dirancang dengan bentuk unik menyerupai donat agar mudah dibawa dan ditempatkan di berbagai sudut rumah, seperti meja samping tempat tidur atau meja dapur.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan informasi yang dihimpun, perangkat ini akan dibangun menggunakan material logam berkualitas tinggi untuk memberikan kesan premium. Yang menarik, sumber anonim menyebutkan bahwa perangkat tersebut akan memiliki bagian yang dapat bergerak, sebuah detail yang hingga kini masih mengundang rasa penasaran publik.
Dari pantauan redaksi, OpenAI tampaknya menetapkan target pasar kelas atas untuk produk perdana mereka. Laporan menyebutkan bahwa perangkat ini diprediksi akan dibanderol dengan harga antara $300 hingga $400, atau sekitar Rp4,7 hingga Rp6,3 juta. Angka ini tergolong cukup mahal jika dibandingkan dengan perangkat serupa di pasaran, seperti speaker cerdas Amazon yang rata-rata dijual di kisaran harga $40 hingga $240.
Pengembangan perangkat ini dilakukan melalui kolaborasi strategis dengan LoveFrom, studio desain yang didirikan oleh mantan desainer ikonik Apple, Jony Ive. Meskipun memiliki logika bisnis yang kuat untuk mengintegrasikan ChatGPT lebih dalam ke kehidupan sehari-hari, langkah ini dinilai berisiko karena pasar smart speaker dikenal sebagai sektor yang sulit untuk ditembus dan tidak selalu memberikan keuntungan besar bagi produsen.
Menurut jadwal yang beredar, perangkat ini kemungkinan besar akan dirilis pada tahun 2027 mendatang. Selain tantangan pasar, OpenAI juga tengah menghadapi hambatan hukum, di mana mereka sedang digugat oleh Apple atas tuduhan pencurian rahasia dagang, meskipun pihak OpenAI sendiri telah tegas membantah segala tuduhan tersebut.