Merek perangkat audio ternama, Sennheiser, telah mewarnai industri suara global sejak tahun 1945. Perusahaan ini mengawali langkahnya dengan menciptakan mikrofon pertama di sebuah rumah pertanian kecil di Jerman sekitar 80 tahun yang lalu. Sejak saat itu, Sennheiser dikenal luas karena konsisten merilis produk audio berkualitas tinggi, di mana deretan produk headphone mereka kerap menerima pujian tinggi dari komunitas pencinta audio (audiophile).
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Mengingat Sennheiser didirikan di Jerman puluhan tahun silam, banyak orang mungkin berasumsi bahwa nama tersebut memiliki arti khusus dalam bahasa aslinya. Namun, berdasarkan informasi yang dihimpun, kata Sennheiser sebenarnya tidak memiliki terjemahan atau makna langsung apa pun dalam bahasa Jerman modern saat ini.
Bila merujuk pada kamus bahasa Jerman, nama merek ini dipastikan tidak akan membuahkan hasil penafsiran. Menurut tulisan Jorge Luis di bgr.com, hal tersebut dikarenakan Sennheiser murni merupakan nama belakang dari sang pendiri perusahaan, Fritz Sennheiser. Berdasarkan pantauan redaksi, Sennheiser juga bukan nama pertama yang digunakan oleh perusahaan ini, melainkan awalnya bernama Laboratorium Wennebostel (Labor W) sebelum akhirnya resmi berganti menjadi Sennheiser pada tahun 1958.
Dari pengamatan tim redaksi mengenai sejarah penamaan, kemunculan nama belakang seperti Sennheiser mulanya berkembang seiring dengan pertumbuhan populasi manusia guna membedakan satu individu dengan individu lainnya. Pada masa awal pembentukannya, banyak nama belakang yang mengadopsi jenis pekerjaan yang ditekuni oleh masyarakat setempat kala itu.
Dalam perkembangannya, bahasa Jerman mulai mengadopsi nama belakang berbasis pekerjaan sekitar tahun 1100-an. Kata "Senne" dalam bahasa Jerman sering kali merujuk pada lokasi pembuatan produk susu atau peternakan susu yang terletak di daerah pegunungan, sedangkan pekerja di tempat tersebut dijuluki "Senn". Atas dasar linguistik itu, nama Sennheiser diyakini kuat melacak akar sejarahnya dari profesi pekerja peternakan susu.
Fakta historis ini menjadi kian menarik mengingat Sennheiser memulai operasional bisnis pertamanya dari sebuah bangunan rumah pertanian, yang hingga kini masih berdiri kokoh dan menjadi bagian dari markas besar Sennheiser. Bagi para pelancong yang berkunjung ke Jerman, mereka dapat mengajukan permohonan tur untuk melihat langsung rumah pertanian bersejarah tersebut, bahkan berkesempatan melihat headphone legendaris yang sangat langka, Sennheiser HE-90 Orpheus.