Bandar Bola Brocksfoodanddrink Tech Bandar Bola Brocksfoodanddrink Tech
/home / berita / Sejarah Buktikan Kapitalisasi USD 1...
BERITA

Sejarah Buktikan Kapitalisasi USD 1 Triliun Bukan Batas Akhir AMD

Grafik pergerakan saham AMD setelah mencetak kapitalisasi pasar USD 1 triliun

Grafik pergerakan saham AMD setelah mencetak kapitalisasi pasar USD 1 triliun

Berdasarkan pantauan redaksi, saham Advanced Micro Devices atau AMD ditutup di level USD 615,52 pada perdagangan Senin, 21 September 2026, yang sekaligus mencatatkan nilai kapitalisasi pasar melampaui USD 1 triliun untuk pertama kalinya.

Pencapaian tersebut menjadikan AMD sebagai pembuat cip asal Amerika Serikat keempat yang berhasil menyentuh tonggak sejarah itu, menyusul jejak Nvidia, Broadcom, dan Micron Technology.

Meskipun harga saham sempat mengalami sedikit penyesuaian ke kisaran USD 608, total kenaikan saham AMD sepanjang tahun berjalan tetap mencatatkan performa impresif sebesar sekitar 184 persen.

Berdasarkan pengamatan tim redaksi terhadap tren historis industri, pencapaian angka psikologis USD 1 triliun tidak serta-merta menjadi puncak atau batas akhir bagi produsen cip besar di tengah gelombang belanja kecerdasan buatan.

Sebagai perbandingan, Nvidia yang pertama kali menembus nilai USD 1 triliun pada pertengahan Juni 2023 justru mencatatkan lonjakan harga saham hingga 216 persen setahun kemudian didorong oleh pertumbuhan pendapatan yang luar biasa.

Selain itu, Taiwan Semiconductor Manufacturing Company serta Broadcom juga menunjukkan performa positif dengan kenaikan harga saham masing-masing sebesar 43 persen dan 60 persen dalam rentang waktu dua belas bulan setelah melewati tonggak sejarah yang sama.

Menurut laporan keuangan terbaru, pertumbuhan bisnis AMD sendiri tergolong sangat kuat di mana pendapatan kuartal kedua melonjak 50 persen secara tahunan atau year-over-year menjadi rekor tertinggi sebesar USD 11,5 miliar.

Segmen pusat data yang memasok prosesor server EPYC dan akselerator kecerdasan buatan Instinct menjadi motor utama pertumbuhan dengan lonjakan pendapatan sebesar 107 persen menjadi USD 6,7 miliar.

CEO AMD, Lisa Su, menyampaikan dalam panggilan pendapatan bahwa pihaknya memperkirakan pendapatan dari segmen pusat data dapat bertumbuh lebih dari dua kali lipat pada tahun 2027 mendatang.

Kendati demikian, analis pasar mengingatkan bahwa valuasi saham AMD yang diperdagangkan sekitar 39 kali estimasi laba tahun 2027 menuntut realisasi target pertumbuhan data center tersebut berjalan tepat sesuai jadwal.

// TOPICS
#amd #advanced_micro_devices #saham #kapitalisasi_pasar #semikonduktor #teknologi #kecerdasan_buatan
Spesialis Gadget & Hardware Review

Saadat Salahudin adalah penggemar gadget dan pakar hardware dengan pengalaman lebih dari 10 tahun di bidang review produk teknologi. Berbasis di Jakarta, ia telah menguji ribuan perangkat dari smartphone, laptop, hingga perangkat IoT. Analisisnya yang mendalam dan objektif tentang performa hardware, desain, dan nilai produk sangat dihargai oleh para pembaca. Ia sering diundang sebagai pembicara di berbagai acara teknologi dan peluncuran produk.