Teknologi komputer kuantum kini semakin menarik perhatian dunia investasi global berkat potensinya yang mampu menghadirkan kecepatan pemrosesan data secara eksponensial. Berdasarkan pantauan redaksi, sejumlah raksasa teknologi seperti Alphabet, IBM, hingga Nvidia turut menanamkan minat besar pada sektor inovatif ini, yang kemudian diikuti oleh kemunculan perusahaan murni seperti IonQ dan D-Wave Quantum.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan analisis pasar, IonQ mencatatkan performa gemilang dengan sistem kuantum ion-terperangkap yang menawarkan presisi tinggi serta tingkat kesalahan minimal. Kemitraan strategis dengan Nvidia melalui pemasangan sistem IonQ Superion 256 di Nvidia Accelerated Quantum Research Center turut memperkuat posisi kompetitif perusahaan di ekosistem global.
Kendati demikian, dari pantauan redaksi terhadap laporan keuangan, kedua emiten ini masih menghadapi tantangan profitabilitas yang cukup signifikan akibat tingginya biaya operasional. IonQ membukukan kerugian operasional yang cukup besar pada paruh pertama tahun 2026, sementara D-Wave Quantum juga mencatatkan penurunan pendapatan bersih secara tahunan.
Menurut pengamatan tim redaksi, dari segi valuasi pasar, IonQ dinilai sedikit lebih rasional dengan rasio harga terhadap penjualan atau price-to-sales ratio di kisaran 65 kali dibandingkan D-Wave Quantum yang melonjak hingga 475 kali. Oleh karena itu, bagi investor dengan profil risiko tertentu, IonQ kerap dipandang sebagai opsi yang relatif lebih layak untuk dicermati.