Berdasarkan pantauan redaksi, reformasi pada aturan enhanced supplementary leverage ratio (eSLR) yang diterapkan tahun ini telah memberikan dampak positif yang signifikan terhadap pasar surat utang negara atau Treasury Amerika Serikat. Dari pantauan di Washington, D.C., kebijakan ini membantu bank-bank besar dalam mengintermediasi instrumen keuangan dengan lebih efektif.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Menurut pengamatan tim redaksi, perubahan aturan tersebut membuat perhitungan modal menjadi lebih dinamis dan spesifik untuk setiap bank, sehingga institusi keuangan tidak lagi terbebani oleh batasan modal yang kaku. Wakil Ketua Pengawasan Federal Reserve, Michelle Bowman, menyatakan bahwa reformasi ini telah memperbaiki fungsi pasar obligasi secara keseluruhan.
"Dampak dari penyesuaian ini sangat menggembirakan karena terbukti meningkatkan fungsi pasar Treasury serta memperkuat ketahanan terhadap tekanan ekonomi," ujar Bowman dalam pidatonya di hadapan Atlantic Council, sebagaimana dikutip dari laporan resmi.
Berdasarkan laporan tersebut, modifikasi eSLR telah menciptakan tambahan kapasitas ruang gerak modal sebesar US5triliunbagibank−bankpenyalurutama.PeningkatanposisisuratutangTreasuryolehparadealertercatatnaikdariUS600 miliar menjadi US$700 miliar pada bulan-bulan awal implementasi kebijakan baru ini.
Selain itu, Bowman menambahkan bahwa langkah ini turut mengurangi ketergantungan pasar Treasury pada sejumlah dana lindung nilai atau hedge fund yang kerap mengambil posisi spekulatif berisiko tinggi. Menurut analisis pasar, partisipasi aktif bank dalam memegang sekuritas Treasury membantu meredam volatilitas harian di pasar keuangan.
Di sisi lain, dalam agenda yang sama, Bowman juga menyinggung arah kebijakan moneter bank sentral Amerika Serikat ke depan. Berdasarkan pandangannya, ia menilai belum ada kebutuhan mendesak untuk menaikkan suku bunga lebih lanjut dalam waktu dekat, sembari menunggu evaluasi menyeluruh terhadap data ekonomi yang masuk.