Ajang tahunan Snapdragon Summit di Hawaii kembali menjadi panggung bagi Qualcomm untuk memperkenalkan jajaran chipset flagship Android terbaru mereka. Berdasarkan pantauan redaksi, tahun ini perusahaan memperkenalkan dua varian sekaligus, yaitu Snapdragon 8 Elite Gen 6 sebagai penerus tahun lalu yang kini ditemani oleh varian baru bernama "Extreme".
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Menurut penjelasan perusahaan, keputusan meluncurkan versi kedua dari silikon andalan ini didorong oleh kebutuhan mendesak akan teknologi agen AI atau agentic AI. Alat kecerdasan buatan yang mampu bekerja secara mandiri lintas proses multi-langkah dan alur kerja kompleks tersebut dikenal sangat haus daya, sehingga menuntut peningkatan besar pada seluruh komponen chipset.
Dari segi spesifikasi mentah, prosesor Oryon mencatatkan rekor sebagai CPU seluler pertama di dunia yang mampu menembus kecepatan 5 GHz pada dua inti utamanya. Kombinasi tersebut turut didukung oleh enam inti performa yang dapat mencapai kecepatan 4 GHz serta pembaruan pada Sensing Hub untuk memproses input suara pengguna secara langsung di perangkat dengan latensi rendah.
Berdasarkan informasi resmi dari Qualcomm, varian Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 diposisikan khusus untuk ponsel pintar flagship paling mahal di pasaran. Perangkat pertama yang dipastikan mengusung chipset ini adalah Motorola Signature 27, sementara beberapa merek terkemuka lainnya diprediksi akan menyusul dalam waktu dekat.