Microsoft secara resmi telah mengumumkan Project Helix, yang merupakan nama kode untuk konsol rumahan generasi berikutnya. Berdasarkan pantauan redaksi, meskipun informasi detail masih sangat terbatas, rumor mengenai kemampuan Xbox baru ini dalam memainkan game konsol sekaligus PC dipastikan benar adanya. Selain itu, masa depan teknologi Xbox dikabarkan akan memungkinkan digitalisasi game fisik, sebuah langkah strategis yang menarik perhatian setelah keputusan kontroversial Sony untuk meninggalkan game fisik PlayStation mulai tahun 2028.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Menurut analisis sejarah peluncurannya, setiap konsol utama Xbox selalu dirilis pada bulan November demi memanfaatkan momentum musim liburan. Jika Microsoft mempertahankan siklus tujuh tahunan seperti generasi sebelumnya, Project Helix kemungkinan besar baru akan meluncur pada November 2028. Namun, dari pengamatan tim redaksi, terdapat jeda waktu yang tidak biasa karena nama kode Project Helix sendiri sudah diumumkan sejak Maret 2026 yang lalu.
Jika merujuk pada pola peluncuran Xbox Series X terdahulu yang diumumkan dengan kode Project Scarlet pada Juni 2019, konsol tersebut resmi dirilis satu setengah tahun kemudian. Berdasarkan analogi lini masa tersebut, pengumuman nama resmi Project Helix diprediksi terjadi pada musim gugur ini, dengan target peluncuran pasar sekitar musim gugur tahun 2027. Meski demikian, rencana ini dibayangi oleh kelangkaan RAM global yang dipicu oleh kebutuhan pusat data kecerdasan buatan (AI) yang melonjak tajam.
Kondisi internal Xbox saat ini juga sedang mengalami pergolakan besar setelah pensiunnya CEO Phil Spencer secara mendadak, yang kemudian digantikan oleh Asha Sharma. Di bawah kepemimpinan baru, Xbox sedang melakukan restrukturisasi masif termasuk pemutusan hubungan kerja (PHK) dan penjualan studio game. Kepada media Fortune, Asha Sharma menyatakan, "kami hanya menyebarkan diri kami terlalu tipis." Langkah pembenahan ini dinilai sebagai upaya Xbox untuk memulai lembaran baru dan bangkit dari bayang-bayang performa Xbox Series X|S yang sempat terhambat pandemi.