Berdasarkan pantauan tim redaksi pada akhir pekan ini, pasar saham Amerika Serikat ditutup lebih tinggi dengan indeks Nasdaq Composite memimpin penguatan berkat antusiasme baru terhadap teknologi kecerdasan buatan. Indeks S&P 500 tercatat naik sekitar 0,7 persen hingga perdagangan hari Kamis, sementara indeks Nasdaq melesat 1,6 persen. Di sisi lain, indeks Dow Jones Industrial Average justru mengalami pelemahan sebesar 0,6 persen akibat kehati-hatian investor terhadap kenaikan harga minyak mentah dan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan laporan harian, saham-saham di sektor kecerdasan buatan dan semikonduktor menjadi motor penggerak utama pasar sepanjang pekan ini. Meta Platforms melonjak setelah meluncurkan asisten kecerdasan buatan Muse dan perangkat pendampingnya, yang kemudian memicu optimisme luas terhadap agen kecerdasan buatan dan lonjakan permintaan cip. Selain itu, Advanced Micro Devices berhasil masuk ke dalam klub kapitalisasi pasar senilai 1 triliun dolar Amerika Serikat, sementara emiten semikonduktor lainnya turut menikmati angin segar dari perdagangan berbasis kecerdasan buatan tersebut.
Dari sisi korporasi, Costco Wholesale Corp mencatatkan kinerja kuartal keempat fiskal yang sangat kuat dan berhasil melampaui ekspektasi Wall Street baik dari sisi pendapatan maupun laba per saham. Berdasarkan data keuangan perusahaan, total pendapatan melonjak 11,1 persen secara tahunan menjadi 95,72 miliar dolar Amerika Serikat. Menurut manajemen perusahaan, pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan penjualan bersih serta lonjakan signifikan pada lini penjualan digital yang tumbuh hingga 19,5 persen.
Sementara itu, sentimen negatif menimpa saham McDonald's Corp yang harus menyentuh level terendah dalam empat tahun terakhir menyusul hari investor perusahaan. Menurut pengamat pasar, "waktu dan skala investasi yang diperlukan menjadi beban bagi pertumbuhan jangka pendek", sehingga membuat para pemodal tetap berada di bawah tekanan. Meskipun demikian, pihak manajemen berencana menaikkan tingkat waralaba serta menggenjot investasi pada tata letak dapur dan operasional jalur pengemudi cepat guna meningkatkan produktivitas restoran dalam jangka panjang.
Observasi tim redaksi menunjukkan bahwa volatilitas pasar masih akan dipengaruhi oleh dinamika inflasi, pergerakan suku bunga, serta ketegangan geopolitik global yang memengaruhi harga komoditas minyak. Para pelaku pasar di Wall Street disarankan untuk terus memantau perkembangan fundamental emiten serta tren teknologi yang menjadi katalis utama pergerakan bursa saham global dalam beberapa waktu ke depan.