Kantor Inspektur Jenderal (OIG) Federal Reserve Amerika Serikat secara resmi menyatakan tidak menemukan adanya bukti pelanggaran hukum pidana terkait pembengkakan anggaran proyek renovasi markas besar bank sentral tersebut. Penyelidikan ini sempat memicu kontroversi politik setelah mantan Presiden Donald Trump mendesak adanya investigasi kriminal terhadap mantan Kepala The Fed, Jerome Powell.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan laporan yang dirilis pada Rabu (30/9), pihak OIG menegaskan bahwa tidak ada dasar yang wajar untuk menyimpulkan terjadinya tindakan kriminal dalam proyek renovasi tersebut. "At no point during our evaluation did we find reasonable grounds to believe that a violation of federal criminal law had occurred," tulis laporan resmi OIG tersebut.
Dari pantauan redaksi, ketegangan antara Gedung Putih dan bank sentral bermula ketika Donald Trump kerap melontarkan kritik tajam serta menuntut penurunan suku bunga demi mendongkrak aktivitas ekonomi. Jerome Powell sendiri sebelumnya menilai bahwa penyelidikan Departemen Kehakiman yang diinisiasi pada Januari lalu sengaja dilayangkan sebagai bentuk tekanan politik agar The Fed memangkas suku bunga sesuai keinginan pemerintah.
Meskipun demikian, OIG mencatat adanya sejumlah kekurangan dalam manajemen pengelolaan proyek yang membuat estimasi biaya membengkak secara signifikan dari US1,3miliarmenjadiUS2,4 miliar. Sebagai tindak lanjut, Kepala The Fed saat ini, Kevin Warsh, menyatakan komitmennya untuk melaksanakan seluruh rekomendasi perbaikan, termasuk membentuk badan independen guna mengawasi anggaran dan jadwal konstruksi.
Sementara itu, sejumlah pihak di Kongres Amerika Serikat, termasuk Senator dari Partai Demokrat Elizabeth Warren, menilai temuan ini membuktikan bahwa manuver hukum terhadap Jerome Powell tidak memiliki dasar yang kuat. Di sisi lain, pemerintahan Trump terus berupaya memperketat cengkeramannya terhadap independensi bank sentral di tengah berbagai dinamika kebijakan ekonomi yang sedang berjalan.