Berdasarkan pengamatan tim redaksi, sentimen di bursa saham Eropa diperkirakan cenderung melemah pada perdagangan hari ini di tengah tren penguatan imbal hasil obligasi global di berbagai negara.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Menurut laporan pasar, tingkat imbal hasil obligasi bertenor 10 tahun tercatat mengalami kenaikan lebih dari seperempat persen di negara-negara seperti Jerman, Prancis, Inggris, dan Spanyol.
Dari pantauan redaksi, pelemahan yang lebih dalam di bursa Eropa kemungkinan besar akan tertahan oleh penurunan harga minyak mentah serta meredupnya ekspektasi kenaikan suku bunga lanjutan dari The Fed.
Menurut data perdagangan Wall Street sebelumnya, bursa saham Amerika Serikat ditutup bervariasi pada Rabu kemarin seiring tingginya tingkat imbal hasil obligasi jangka panjang.
Berdasarkan catatan penutupan pasar, indeks Dow Jones Industrial Average merosot 0,86 persen ke level 50.906,05, sementara indeks S&P 500 melemah tipis 0,25 persen ke posisi 7.651,54.
Di sisi lain, indeks komposit Nasdaq yang didominasi saham teknologi justru berhasil mencatatkan penguatan sebesar 0,24 persen dan ditutup pada level 26.861,06.