Berdasarkan pantauan redaksi, kehadiran perangkat terbaru dari Apple kerap mendatangkan rasa penasaran tersendiri bagi para pengamat teknologi global. Meskipun secara fisik tidak membawa perubahan desain yang drastis, lini iPhone 18 Pro tetap menawarkan berbagai pembaruan mendasar di sektor internal yang sangat signifikan bagi pengguna profesional.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Menurut ulasan dari Macworld, ponsel pintar ini mengusung filosofi yang mirip dengan model "S" klasik pada masa lalu. Secara kasat mata, bentuk dan dimensi bodi perangkat ini hampir identik dengan pendahulunya, namun membawa peningkatan performa yang jauh lebih kencang serta sistem kamera yang lebih optimal.
Dari segi visual, perubahan paling kentara terletak pada pilihan warna yang ditawarkan oleh pabrikan asal Amerika Serikat tersebut. Apple memutuskan untuk menanggalkan varian warna Cosmic Orange yang sempat populer pada tahun sebelumnya dan menggantinya dengan pilihan warna Burgundy serta Glacier blue yang tampak lebih elegan dan kalem.
Beralih ke sektor dapur pacu, keunggulan utama perangkat ini terletak pada penggunaan chip A20 Pro yang dibangun di atas proses fabrikasi 2nm. Berdasarkan hasil pengujian benchmark, prosesor anyar ini menawarkan peningkatan kecepatan single-core dan multi-core yang luar biasa, bahkan mampu menyaingi performa komputer desktop kelas menengah.
Tidak hanya itu, peningkatan sektor grafis dan Neural Engine pada lini terbaru ini juga mencatatkan lonjakan performa hingga lebih dari 40 persen. Hal tersebut membuat aktivitas berat seperti rendering grafis tiga dimensi maupun pemrosesan kecerdasan buatan dapat berjalan dengan jauh lebih mulus dan efisien.
Di samping peningkatan jeroan, Apple akhirnya menyematkan fitur "Pro controls" langsung ke dalam aplikasi bawaan kamera. Fitur baru ini memungkinkan para fotografer profesional untuk mengatur white balance, kecepatan rana, hingga jarak fokus secara manual tanpa harus mengandalkan aplikasi pihak ketiga.