Google Translate telah menjadi alat yang sangat berguna untuk keperluan bisnis, liburan, maupun belajar. Meski aplikasi penerjemah bahasa ini mengalami banyak kemajuan teknis selama bertahun-tahun, aspek desain visualnya tercatat jarang mendapatkan perubahan besar.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Namun, raksasa teknologi Google tampaknya mulai memberikan perhatian khusus pada sektor estetika tersebut. Berdasarkan pantauan redaksi, perusahaan ini diketahui sedang mengerjakan modernisasi antarmuka untuk aplikasi Google Translate versi Android, dan diperkirakan pengguna iOS juga akan menerima pembaruan serupa di masa mendatang.
Hingga saat ini, pihak Google memang belum memberikan pengumuman resmi mengenai perombakan desain tersebut. Kendati demikian, tim Android Authority berhasil menemukan indikasi kuat setelah melakukan penelusuran mendalam terhadap kode di dalam versi terbaru aplikasi tersebut.
Menurut laporan dari Android Authority, beberapa perubahan yang ditemukan mencakup antarmuka aplikasi yang diatur ulang serta tampilan baru untuk halaman utama Google Translate. Salah satu perubahan paling mencolok terlihat pada bilah alat (toolbar) di bagian bawah yang kini diubah menjadi bentuk pil, alih-alih memanjang penuh memenuhi lebar layar.
Selain bentuk visual barunya, bilah alat tersebut juga diorganisasikan kembali untuk memberikan prioritas pada fitur yang berbeda dari sebelumnya. "Alih-alih menggunakan bilah bawah tradisional dengan tab seperti banyak aplikasi Google lainnya, Translate mendapatkan bilah bawah berbentuk pil dengan empat bagian: Translate untuk layar utama, Live untuk percakapan waktu nyata, Camera untuk penerjemahan visual, dan Practice untuk pembelajaran bahasa," tulis perwakilan Android Authority.
Dari pengamatan tim redaksi, perubahan besar lainnya adalah pemindahan selektor bahasa ke bagian atas antarmuka. Langkah ini memberikan ruang yang lebih luas bagi area penerjemahan, sehingga tata letak aplikasi terasa lebih bersih, rapi, dan tidak padat.
Sementara itu, kotak input teks untuk penerjemahan kini digeser ke area bawah, tidak lagi mendominasi bagian tengah layar dalam bentuk kolom besar. Kartu input baru ini juga dilengkapi dengan beberapa pintasan tindakan cepat, termasuk menu tiga titik untuk opsi tambahan, pintasan Tempel (Paste), serta tombol mikrofon untuk input suara.
Tanpa adanya konfirmasi resmi dari pihak Google mengenai jadwal peluncuran ulang ini, masih belum dapat dipastikan kapan para pengguna secara global dapat menikmati tampilan baru tersebut secara langsung.