Paramount mengumumkan rencananya untuk memindahkan pencatatan saham biasa Kelas B miliknya dari bursa Nasdaq ke Bursa Efek New York (NYSE) pada awal Oktober mendatang. Berdasarkan pengajuan kepada Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC), pemindahan ini sangat bergantung pada perkembangan proses merger yang bernilai USD 110 miliar dengan Warner Bros Discovery.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan pantauan redaksi, perdagangan saham Kelas B di Nasdaq dijadwalkan berakhir pada penutupan pasar tanggal 5 Oktober, sebelum kemudian resmi diperdagangkan di NYSE pada hari berikutnya. Meskipun demikian, pihak perusahaan menegaskan bahwa jadwal tersebut masih dapat berubah sewaktu-waktu tergantung pada penyelesaian syarat-syarat merger.
CEO David Ellison sebelumnya menyampaikan kepada para karyawan bahwa proses penggabungan raksasa hiburan ini berada di jalur yang tepat untuk rampung sekitar dua pekan setelah tercapainya kesepakatan damai secara hukum. Jika lini masa tersebut berjalan lancar, proses penutupan transaksi akan jatuh tepat pada 5 Oktober.
Dari pengamatan tim redaksi, langkah perpindahan bursa ini mencerminkan dinamika yang terus bergulir di industri media global. Sejumlah perusahaan hiburan besar seperti The Walt Disney Co. telah lebih dulu melantai di NYSE, sementara Nasdaq selama ini lebih identik dengan emiten berbasis teknologi.
Di sisi lain, penggabungan usaha ini akan menyatukan dua studio berusia seabad bersama HBO dan CBS di bawah satu payung kepemilikan. Menurut catatan pengamat industri, kesepakatan tersebut akan merombak peta persaingan industri perfilman Hollywood secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir.