Bursa saham Wall Street dilaporkan mengalami penguatan pada perdagangan hari Jumat, didukung oleh kenaikan saham Microsoft serta sejumlah emiten teknologi terkait kecerdasan buatan (AI) lainnya. Berdasarkan pantauan redaksi, penguatan pada indeks S&P 500 dan Nasdaq ini berhasil menutup pekan yang cukup bergejolak akibat ketidakpastian pasar terhadap lanskap industri kecerdasan buatan serta kekhawatiran atas dinamika geopolitik global dan lonjakan imbal hasil obligasi Amerika Serikat.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Menurut laporan, saham Microsoft melonjak hingga 3,3 persen setelah perusahaan raksasa perangkat lunak tersebut memperkenalkan sejumlah fitur baru pada aplikasi Copilot, termasuk alat pemrograman dan agen AI yang aktif secara konstan. Selain itu, lonjakan signifikan juga dialami oleh Akamai Technologies yang melesat 6 persen usai mengumumkan kerja sama layanan cloud senilai 11,6 miliar dolar Amerika Serikat dengan pemimpin industri AI, Anthropic. Di sisi lain, produsen cip Qualcomm turut mencatatkan kenaikan 5,4 persen dan Dell menguat 6,6 persen.
Menanggapi dinamika pasar tersebut, Thomas Martin selaku senior portfolio manager di Globalt Investments di Atlanta menyampaikan pandangannya. "Itu adalah hal yang positif dari sudut pandang bahwa orang-orang masih berinvestasi dan kesepakatan terus berjalan," ujarnya terkait transaksi strategis yang terjadi di sektor teknologi.
Dari pengamatan tim redaksi, pergerakan positif bursa juga ditopang oleh perkembangan negosiasi geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran yang meredakan sentimen negatif pasar, meskipun harga minyak mentah Brent masih bertahan di atas 100 dolar Amerika Serikat per barel. Indeks acuan S&P 500 ditutup naik 0.45 persen di level 7.738,67 poin, sementara Nasdaq bertambah 0.50 persen ke posisi 27.073,90 poin, dan Dow Jones Industrial Average menguat 0.78 persen menjadi 51.747,99 poin.