Berdasarkan pantauan redaksi, ajang Snapdragon Summit di Maui baru-baru ini menjadi saksi peluncuran inovasi terbaru dari Qualcomm, yaitu prosesor Snapdragon Sound Elite Gen 2 yang dirancang khusus untuk mendukung jajaran earbud dan headphone premium di masa mendatang.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Prosesor audio generasi terbaru ini membawa peningkatan signifikan dibandingkan pendahulunya, seperti kemampuan pemrosesan kecerdasan buatan atau AI yang meningkat dua kali lipat, konsumsi daya yang lebih hemat hingga 40 persen, serta ukuran fisik yang 30 persen lebih ringkas.
Menurut pengamatan tim redaksi, salah satu keunggulan paling menarik dari platform ini adalah integrasi micro-power Wi-Fi 6E langsung di dalam chip, yang memungkinkan perangkat earbud menjalankan mikro-aplikasi secara lokal tanpa harus bergantung sepenuhnya pada ponsel pintar.
Dalam demonstrasi langsung di acara tersebut, Qualcomm memperlihatkan fitur perpindahan audio dan teks terjemahan secara real-time yang bekerja secara mulus tanpa jeda saat kepala pengguna bergerak atau berpaling dari layar.
Andrew Laister, selaku senior product marketing manager di Qualcomm, menjelaskan bahwa penyedia layanan streaming maupun pengembang kecerdasan buatan seperti Anthropic nantinya dapat mengintegrasikan aplikasi langsung ke dalam perangkat earbud yang kompatibel.
Selain fitur aplikasi mikro, prosesor Snapdragon Sound Elite Gen 2 juga meningkatkan berbagai fitur audio esensial, termasuk peredam kebisingan adaptif generasi kelima berbasis AI, pemrosesan suara multi-mikrofon, serta dukungan teknologi Snapdragon aptX Lossless.
Dari pantauan redaksi, Qualcomm menargetkan chipset ini untuk berbagai perangkat audio inovatif seperti kacamata audio, perangkat bantu dengar, hingga earbud yang dilengkapi kamera, meskipun belum ada produk komersial yang diumumkan secara resmi.